Pages

Subscribe:

kamera

Senin, 26 November 2012

TRANFUSI DARAH




Dr Karl Landsteiner seorang ahli imunologi dan ilmu penyakit kelahiran Austria (1867 - 1943) dan Donath menemukan perbedaan perbedaan antigen dan antibody yang dikandung dalam darah manusia . Atas dasar itulah mereka membagi golongan darah menjadi empat macam
  1. Bila sel darahnya mengandung aglutinogen A dan plasma darahnya dapat membuat aglutinin b , maka dipastikan orang itu bergolongan darah A
  2. Bila sel darahnya mengandung aglutinogen B dan plasma darahnya dapat membuat aglutinin a , maka dipastikan orang itu bergolongan darah B
  3. Bila sel darahnya mengandung aglutinogen A dan B dan plasma darahnya tidak dapat membuat aglutinin , maka dipastikan orang itu bergolongan darah AB
  4. Bila sel darahnya tidak mengandung baik aglutinogen A maupun B namun plasma darahnya dapat membuat aglutinin a maupun aglitinin b , maka dipastikan orang itu bergolongan darah O
RINGKASNYA BEGINI
dari data diatas kita simpulkan aja dengan cepat bahwa
  1. gunakan pedoman Aglutinogen (Gen penentu golongan darah) untuk penamaan , misal gol darah A pasti punya aglutinogen A , gol darah B pasti punya aglutinogenB, gol darah AB pasti punya aglutinogen A dan B , sedang O atau nol(kosong) ya pasti nggak punya aglutinogen
  2. Selalu A cocoknya b , B cocoknya a , bukan A dengan a , jadi itu artinya A love b .
  3. aglutinin itu adanya di plasma menentukan nasib aglutinogen yang ada di sel , jika sel yang mengandung Aglutinogen tidak sesuai dengan plasmanya , ya pasti disikat sel darah itu maka sel darahnya jadinya mengkerut , lisis atau menggumpal OK
Penentuan golongan darah bagi manusia penting untuk berbagai tujuan
  1. Tranfusi darah jika ia anemia atau kurang darah ketika sakit keras , kecelakaan , tentu mereka kurang darah dan harus segera didonor darahnya.
  2. Untuk menentukan genetisnya ia bergolongan darah apa , jika ia kawin dapat ditentukan anaknya , jika nggak sesuai silsilahnya ya patut dipertanyakan keturunannya itu OK
  3. di tahun terakhir ini golongan darah bisa digunakan untuk pola pola psikologis seseorang , biasanya jika wawancara pekerjaan / melihat tingkah laku /performance
  4. dari data golongan darah ternyata orang eropa umumnya bergolongan darah A atau AB sedang Australia bergolongan darah A dan O
DONOR dan RESIPIEN

Donor
  • Seorang disebut donor jika ia memberikan darah ke orang lain/ menyumbang darah
  • Seorang donor yang diperhatikan adalah ia punya aglutinogen apa karena yang diperlukan dalam tranfusi itu sel darah bukan plasma darah
  • jadi karena perlu sel darah dan sel darah mengandung aglitinogen maka aglutinogen pendonor mutlak harus diketahui supaya sesuai dengan resipien nya
  • Perlu diketahui ketika terjadi tranfusi darah / donor darah , plasma darah itu ditinggal tidak ikut di tranfusi ke dalam resipien yang didonorkan hanya sel darahnya maka harus tahu aglutinogennya , tidak perlu tahu aglutininnya
  • Bayangkan nanti jika seorang bergolongan darah O (donor universal) yang tak punya Aglutinogen di sel darahnya , namun punya aglutinin lengkap a dan b di plasmanya didonorkan ke A,B, atau AB ya pasti akan menggumpal semua kalau serum / plasma yang mengandung aglutinin a dan b ikut dimasukkan atau di tranfusikan OK
RESIPIEN
  • seorang yang menerima darah dari orang lain karena ia kekurangan darah
  • yang diperhatikan seorang sebagai resipien adalah kebalikan dari donor , ia punya aglutinin apa di plasma darahnya, ia punya a atau b , atau bahkan tidak punya aglutinin
  • karena aglutinin di plasma itu penghancur aglutinogen di sel maka sekarang jadi mudah di analisa , ketika resipien tidak punya aglutinin maka ia tak punya mesin penghancur
  • karena tidak punya penghancur , resipien di beri sel darah yang aglutinogennya apa saja ya tidak ada masalah
  • Contoh ya kalau masih bingung , jika ia bergologan darah A punya aglutinin b didonor oleh darah O yang tidak punya aglutinogen apa apa di sel darahnya sehingga nggak ada yang dihancurkan maka tidak ada masalah
  • jika seorang bergolongan darah O diberi darah bergolongan darah B ya pasti tewas karena sel darah yang mengandung aglutinogen B itu akan dihancurkan oleh aglutinin b milik resipiens , ya sia sia sel darah B yang dimasukkan kedalam karena pasti dirusak. OK
Untuk experimen penentuan golongan darah
  1. Jika darah mu diambil dari ujung jari kemudian diletakkan di obyek glass
  2. beri label masing masingnya
  3. Dengan menggunakan pipet tambahkan serum
  4. Amati dan analisa dengan pedoman yang tadi sudah di bahas pasti dapat diketahui golongan darahnya
  5. Pada gambar terlihat darah Ditya bergolongan B karena dengan diberi serum alpha tidak terjadi aglutinasi/menggumpal sedang Danang bergolongan darah A
contoh analisis : Jika ditetesi baik dengan serum a,b atau ab darah tiba tiba pada mengkerut semua ya pasti orang tersebut bergolongan darah AB
Kesimpulan
KONDISI DARAH NORMAL TIDAK TERJADI AGLUTINASI
Dalam proses transfusi darah, beberapa istilah yang berkaitan dengan proses transfusi darah sebagai berikut:
  1. Transfusi = proses pindah tuang darah
  2. Donor = orang yang memberikan sejumlah darah ke orang lain yang membutuhkan
  3. Resipien = orang yang menerima sejumlah darah dari orang lain
  4. Donor Universal = golongan darah yang bisa memberikan sejumlah darahnya ke orang lain. Golongan darah yang dimaksud adalah O
  5. Resipien Universal = Golongan darah yang dapat menerima sejumlah darah dari golongan darah lain. Golongan darah yang dimaksud adalah AB
  6. Serum = plasma tanpa fibrinogen
  7. Antigen = aglutinogen merupakan protein asing yang akan digumpalkan oleh antibodi / aglutinin
  8. Antibodi = protein plasma yang dapat menggumpalkan antigen / aglutinin
  9. Aglutinasi = penggumpalan darah akibat ketidakcocokan antara jenis aglutinogen donor dengan aglutinin resipien
 

1 komentar:

clara mengatakan...

mau nanya nihh

mengapa orang bergolongan darah A tidak dapat sebagai pendonor atau resipens untuk orang bergolongan darah B ????

makasih,,, minta bantuannya ya

Posting Komentar

ending

Terima kasih!!